Senin, 11 November 2013

Pembuktian Deduktif Dalam Matematika

Filled under: ,

Matematika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang sering diistilahkan sebagai Ratu sekaligus pelayan dari ilmu-ilmu pengetahuan yang lain. Matematika sebagai ratunya ilmu karena berkembang secara mandir tidak tergantung pada perkembangan ilmu pengetahuan yang lain, sedangkan matematika juga merupakan pelayan dari ilmu pengetahuan lain karena hampir semua ilmu pengetahuan dapat berkembang dengan memanfaatkan teori dan rumus-rumus dalam matematika.

Sebagai sebuah ilmu pengetahuan dalam perkembangannya matematika memerlukan pembuktian untuk kebenaran-kebenaran yang harus diakui secara umum. Berbeda dengan ilmu pengetahuan lain, matematika menggunakan prinsip pembuktian deduktif sedangkan ilmu pengetahuan lain menggunakan pembuktian induktif atau eksperimen. Pembuktian induktif atau eksperimen berangkat dari kebenaran yang khusus kemudian diterapkan sebagai kebenaran yang umum. Menurut Clara Ika Sari dalam bukunya Pemecahan Masalah dalam Matematika (Konsorsium Program PJJ S1 PGSD) menyatakan bahwa "Penalaran induktif adalah suatu kegiatan, suatu proses atau suatu aktivitas berpikir untuk menarik kesimpulan atau membuat pernyataan baru yang bersifat umum berdasar pada beberapa pernyataan khusus yang diketahui atau dianggap benar." Secara sederhana dapat dinyatakan bahwa penalaran secara Induktif adalah suatu kegiatan proses atau aktivitas berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum berdasarkan pada beberapa pernyataan/kenyataan khusus yang diketahui benar. Sehingga kesimpulan sebagai hasil dari penalaran Indiktif tidak mungkin mengandung nilai kepastian yang mutlak, karena dalam hal ini terdapat aspek probabilitas. Misalnya : dalam ilmu biologi orang mengadakan penelitian berupa pengamatan bahwa hewan menyusui tidak bertelor (beranak) (kebenaran khusus hanya berdasarkan penelitian pada sampel) maka kemudian dibuat kesimpulan bahwa setiap binatang menyusui selalu beranak (diberlakukan sebagai kebenaran umum). Kebenaran ini dianggap benar sampai ada penelitian baru yang membuktikan berbeda.
Sedangkan dalam matematika kebenaran dibuktikan dengan metode deduktif. Penalaran deduktif mendasarkan pada pernyataan-pernyataan yang sudah ada dan saling terkait. Pembuktian deduktif mendasarkan sebuah kebenaran jika berlaku secara umum maka pada keadaan khusus pasti kebenaran itu juga berlaku. Misalnya : jumlah dua bilangan ganjil akan menghasilkan bilangan genap. Dibuktikan secara deduktif dengan melakukan pemisalan secara umum bahwa bilangan ganjil dapat dituliskan sebagai 2n + 1 untuk n bilangan asli. Maka 2 bilangan ganjil dijumlahkan menjadi (2n + 1)+(2n + 1) = (2n + 2n + 1 + 1) = 4n + 2 = 2(2n + 1) Karena 2n + 1 merupakan bilangan ganjil maka 2 kali bilangan ganjil pasti akan menghasilkan bilangan genap, sehingga terbukti bahwa jumlah dari 2 bilangan ganjil akan menghasilkan bilangan genap.

Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Dasar Himpunan {5}

Filled under: ,


7. Operasi Himpunan
a. Irisan dua himpunan

Irisan dua himpunan A dan B adalah sebuah himpunan baru yang anggota-anggotanya merupakan anggota A yang juga menjadi anggota B sekaligus. Contoh : A = {1,2,3,4,5} dan B = {2,3,5,7,11} maka irisan dari A dan B adalah {2,3,5}; Jika dituliskan dengan notasi adalah :
jika digambarkan (berwarna kuning) :
b. Gabungan dua himpunan
Gabungan himpunan A dengan himpunan B adalah sebuah himpunan baru yang anggota-anggotanya merupakan anggota himpunan A atau B. Catatan setiap anggota himpunan hanya boleh di tuliskan satu kali saja. Contoh : A={1,2,3,4,5} dan B = {2,3,5,7} maka Gabungan A dan B adalah perhatikan 2,3, dan 5 walaupun ada di A maupun B tetapi pada $latex \displaystyle {\color{white} A \cup B} hanya di tuliskan satu kali. Jika digambarkan (warna kuning) :
c. Selisih dua himpunan



Selisih antara himpunan A dan B (ditulis A - B atau A\B) adalah semua anggota A yang tidak menjadi anggota B. Contoh : A={1,2,3,4,5} dan B={2,3,5,7} maka A - B = {1,4} sedangkan B - A = {7}, jika digambarkan :


d. Komplemen
Komplemen himpunan A (ditulis A' atau Ac) dengan semesta himpunan S adalah semua anggota S yang tidak menjadi anggota A. Misalnya A = {2,3,5,7} sedangkan S = {1,2,3,4,..., 10} maka komplemen A = A' = Ac ={1,4,6,8,9,10}



Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Dasar Himpunan {4}

Filled under: ,


5. Hubungan antara dua himpunan

Siswa kelas 7A mengadakan study tour ke kebun binatang, setiap siswa diberi tugas untuk menuliskan kumpulan hewan yang termasuk dalam kelompok hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan), carnivora (hewan pemakan daging/hewan lain). Hasil dari tugas itu yang dibuat oleh salah seorang siswa adalah sebagai berikut :

Herbivora - Carnivora
Sapi - Harimau
Ayam - Kucing
Gajah - Singa
Kuda - Ayam
Jerapah - Burung Gagak
Burung - Gagak Anjing

Jika kumpulan hewan tersebut kita anggap sebagai himpunan maka terlihat bahwa ada beberapa anggota himpunan hewan Herbivora yang menjadi anggota juga pada himpunan hewan carnivora, hal ini dikarenakan ada beberapa hewan yang suka memakan tumbuhan/buah-buahan dan suka juga memakan hewan lain. Dalam keadaan seperti ini himpunan hewan Herbivora dan himpunan hewan carnivora disebut dua himpunan yang berpotongan. Jika himpunan herbivora digambarkan dengan lingkaran berwarna hijau, himpunan carnivora digambarkan dengan lingkaran berwarna merah, maka terdapat sebagian lingkaran hijau dan merah yang menyatu menjadi warna campuran antara merah dan hijau (kuning)
Dalam pelajaran biologi kelompok/himpunan hewan yang suka memakan tumbuhan sekaligus daging/hewan lain kemudian diberi nama Omnivora (hewan pemakan tumbuhan dan daging). Sehingga anggota dari himpunan hewan herbivora hanya hewan pemakan tumbuhan saja, himpunan hewan carnivora hanya hewan pemakan daging saja, dan himpunan hewan omnivora (hewan pemakan keduanya) menjadi sebagai berikut : Herbivora={Sapi, Gajah, Kuda, Jerapah}, Carnivora={Harimau, Kucing, Singa, Anjing} dan Omnivora={ayam,burung gagak}, ketiga himpunan itu di sebut himpunan-himpunan yang saling asing, karena tidak ada hewan yang menjadi anggota ketiga himpunan itu sekaligus. Jika digambarkan dengan lingkaran sebagai berikut :


6. Dua himpunan sama dan dua himpunan ekuivalen

Dua himpunan dikatakan sama jika semua anggota dari kedua himpunan itu sama persis, walaupun urutan penulisannya tidak harus sama. Contoh : 
A={a,b,c,d} sama dengan B={b,d,c,a}
R = {siswa yang harus mengikuti Remedial Matematika} dan S = {siswa yang mendapat nilai Matematika di bawah KKM}
Dua himpunan dikatakan ekuivalen jika banyaknya anggota dari kedua himpunan sama. Contoh : 
P = {1,2,3,4} dan Q={a,b,c,d} maka himpunan P ekuivalen dengan himpunan Q karena kedua himpunan mempunyai banyak anggota yang sama yaitu 4 anggota.
A={negara-negara ASEAN} ekuivalen dengan B={Ibukota negara-negara ASEAN}

Soal Latihan !

1. Selidiki manakah diantara pasangan himpunan berikut yang merupakan pasangan himpunan saling lepas atau pasangan himpunan yang berpotongan :
P={1,3,5,7} dan Q={2,4,6,8,10}
A = {5 bilangan asli yang pertama} dan B = {5 bilangan prima yang pertama}
dan

Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Dasar Himpunan {3}

Filled under: ,


3. Himpunan berhingga dan himpunan tak berhingga

Jika kita dapat menentukan banyaknya anggota suatu himpunan maka himpunan itu disebuthimpunan berhingga, sebaliknya jika kita tidak dapat menentukan banyaknya anggota suatu himpunan maka himpunan itu disebut himpunan tak berhingga. Contoh :
A = {1,3,5,7,9} himpunan A berhingga.
B = {1,3,5,7,...} himpunan tak berhingga
C = { ..., -4,-3,-2,-1} himpunan tak berhingga
Ciri khusus : himpunan berhingga dapat kita tuliskan daftar anggotanya mulai dari awal hingga akhir, sedangkan himpunan tak berhingga awal, atau akhir dari himpunan itu tidak diketahui sehingga cukup dituliskan dengan tiga titik sebagai tanda anggota awal atau akhir dari himpunan itu tak diketahui.


4. Himpunan bagian
Jika A adalah himpunan siswa SMP Negeri Surabaya  maka anggotanya adalah semua siswa yang bersekolah di SMP Negeri Surabaya. Kita dapat membuat himpunan lain yang anggota-anggotanya merupakan anggota A misalnya himpunan B adalah himpunan siswa kelas 7 SMP Negeri Surabaya. Setiap anggota B tentu juga menjadi anggota A sehingga dapat dikatakan bahwa himpunan B menjadi bagian dari himpunan A.

Definisi : Jika setiap anggota B menjadi anggota A maka dikatakan himpunan B merupakan himpunan bagian (subset) dari himpunan A dan dapat dituliskan : .
contoh : P = {1,2,3,4,5,6,7}, Q = {1,3,5,7,9} R = {2,4,6} maka dan
Catatan :

  1. Himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari setiap himpunan.
  2. Banyaknya semua himpunan bagian yang mungkin dari himpunan P adalah 2n(P)

Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Menentukan Keanggotaan Sebuah Himpunan

Filled under: ,

Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Dasar-dasar himpunan) bahwa sebuah himpunan adalah sekelompok objek (benda hidup/mati dan konsep abstrak misalnya angka, huruf dll) yang dibatasi dengan jelas tanpa menggunakan kata-kata sifat yang menyebabkan ketidakpastian dalam pengertiannya. Berdasarkan pembatasan tersebut kita kemudian dapat menentukan apakah sebuah objek termasuk anggota dari himpunan itu atau bukan anggota himpunan itu. Setiap objek yang merupakan anggota sebuah himpunan disebut elemen dari himpunan tersebut dan diberi simbol , sedangkan objek yang bukan anggota diberi simbol  .
Kita ambil contoh misalnya A adalah kumpulan bilangan asli kurang dari 5, maka dapat kita nyatakan bahwa 1 merupakan anggota/elemen dari himpunan A dan dapat kita tulis $latex \displaystyle {\color{white} 1 \in A }$, sedangkan 7 bukan anggota/bukan elemen dari A dan dapat kita tuliskan . Himpunan A pada contoh tersebut dapat dinyatakan atau dituliskan dengan 3 cara yaitu :

  1. Dengan menuliskan daftar anggota-anggota himpunan A ==> A = {1,2,3,4}
  2. Dengan menuliskan batasan/syarat keanggotaannya dengan kata-kata ==> A = {bilangan asli kurang dari 5}
  3. Dengan menggunakan notasi pembentuk himpunan, yaitu mengikuti aturan penulisan sebuah himpunan secara lengkap ==>. Cara penulisan himpunan menggunakan notasi pembentuk himpunan memuat 3 komponen utama yaitu : 

Nama himpunan (pada contoh diatas himpunan diberi nama A) dan variabel yang mewakili anggota himpunan (anggota himpunan A diwakili oleh variabel x) ==> A = {x| ....................}
syarat keanggotaan himpunan itu (pada contoh syaratnya anggota himpunan A adalah kurang dari 5) ==> x < 5
himpunan semesta dari himpunan itu (himpunan semesta dari himpunan A adalah himpunan bilangan asli) ==> Sedangkan banyaknya anggota himpunan A dinyatakan dengan n(A). Contoh misalnya A={a,b,c,d} maka n(A) = 4, B={1,a,2,i,3,u,4,e,5,o} ==> n(B) = 10.
Himpunan yang tidak mempunyai anggota disebut himpunan kosong, dan dituliskan dengan menggunakan simbul { } atau . Contoh dari himpunan kosong adalah himpunan nama hari yang dimulai dengan huruf A, himpunan bilangan ganjil yang habis dibagi 2, himpunan ikan berkaki empat, dan lain-lain.
Jika P = {0} maka P bukan merupakan himpunan kosong, karena P mempunyai anggota yaitu bilangan 0 (bilangan nol) jadi banyaknya anggota P adalah 1 ==> n(P) = 1.
Soal pemantapan :

Budi mempunyai sebuah tas sekolah yang berisi alat-alat tulis menulis, jika kumpulan alat tulis Budi dianggap sebagai sebuah himpunan tuliskan masing-masing 2 benda yang mungkin menjadi anggota dan bukan anggota dari himpunan alat tulis Budi tersebut!
Himpunan A adalah himpunan bilangan asli lebih dari 2 dan kurang dari 8, manakah diantara pernyataan berikut ini yang benar? 
5 A
8 A
2 A
9 A
1 A
Tuliskan daftar anggota dari masing-masing himpunan berikut :
P = {bilangan prima kurang dari 13}
Q = {x| 2 < x 9 , x bilangan asli}
R = {a| a > -5 , a bilangan bulat}
Sajikan himpunan berikut dengan notasi pembentuk himpunan :
C = {1,3,5,7}
D = {1,2,3,6}
E = {1,4,9,16}

Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Dasar-Dasar Himpunan

Filled under: ,

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan berbagai macam obyek yang berbeda-beda. Hewan, benda, barang-barang kebutuhan dan lain-lain. Semakin banyak jenisnya maka akan membuat kita lebih sulit untuk menemukan sebuah obyek diantara berbagai obyek tersebut. Oleh karena itu kita biasa mengumpulkan obyek/benda-benda yang sejenis dalam satu kelompok agar obyek/benda tersebut lebih mudah untuk ditemukan. Misalnya ibu mengumpulkan peralatan memasaknya di ruang dapur, ayah mengumpulkan peralatan bengkel di garasi, adik mengumpulkan benda-benda mainannya di sebuah kotak mainan dan lain-lain. Benda-benda tersebut dikumpulkan berdasarkan sifat-sifat tertentu, sehingga setiap orang dapat menemukan setiap benda pada kumpulan yang sudah dibuat.
Kumpulan dari obyek/benda yang mempunyai sifat yang sama disebut Himpunan, sehingga himpunan memerlukan definisi yang jelas agar setiap orang dapat membedakan mana yang termasuk anggota atau bukan anggota dari himpunan itu. Kumpulan dari obyek yang didefinisikan dengan tidak jelas akan membuat setiap orang mempunyai persepsi/anggapan yang berbeda mengenai keanggotaan dari kumpulan tersebut, kumpulan yang demikian dianggap bukan sebagai sebuah himpunan. Misalnya kumpulan lukisan yang indah, bukan merupakan himpunan karena setiap orang tentu mempunyai nilai keindahan masing-masing sehingga sebuah lukisan tertentu dapat menjadi anggota atau bukan anggota kumpulan itu tergantung pada pendapat masing-masing orang. Tetapi sangat berbeda dengan kumpulan lukisan hewan berkaki empat, setiap orang akan dapat menentukan mana anggota dan mana bukan anggota dari kumpulan ini, sehingga kumpulan ini dapat disebut sebagai sebuah himpunan.
Untuk menuliskan sebuah himpunan terdapat kesepakatan bahwa nama sebuah himpunan dituliskan menggunakan huruf capital, kemudian anggota dari himpunan itu dituliskan diantara dua kurung kurawal. Misalnya himpunan A adalah himpunan hewan berkaki empat, maka himpunan itu dapat dituliskan menjadi : A={sapi,kerbau,kuda,kucing}


Dalam matematika, jika kita membicarakan obyek yang berupa bilangan akan menemukan berbagai macam bilangan sesuai dengan sifat-sifat bilangan itu sendiri. Himpunan bilangan yang mula-mula dipelajari oleh manusia adalah himpunan bilangan asli (Natural), yaitu himpunan bilangan yang dapat kita gunakan untuk membilang banyaknya benda nyata. Misalnya banyaknya apel dapat dituliskan menjadi lambang bilangan 1, 2, 3, 4, dst, sehingga himpunan bilangan asli (Natural) dapat dituliskan sebagai himpunan N = {1,2,3,4, …} titik-titik setelah angka 4 menandakan bahwa himpunan bilangan asli masih berlanjut sampai tak terhingga. Dalam perkembangan selanjutnya manusia menganggap bahwa bilangan asli tidak dapat memenuhi semua perhitungan yang dibutuhkan sehingga kemudian ditemukan himpunan bilangan cacah yaitu C = {0,1,2,3,4, …}, himpunan bilangan bulat Z = { …, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, …}

Posted By UnknownSenin, November 11, 2013

Kamis, 17 Oktober 2013

Bagaimana Menempatkan Kata Sifat (Adjective) dalam Kalimat

Filled under: ,



Posisi kata sifat dalam kalimat sering membuat Anda pusing, bukan? Tapi, jangan khawatir, pada tulisan ini saya akan memaparkan bagaimana menempatkan kata sifat dalam kalimat berbahasa Inggris.

1. Sebelum kata benda

Anda bisa menempatkan kata sifat sebelum kata benda. Contoh-contoh kalimatnya sebagai berikut:
My new car is being washed by my brother.
I want to buy a round table.
The beautiful girl comes to my office.

2. Setelah to be

Masih ingat apa itu to be? Bila ya, Anda bisa memosisikan kata sifat setelah to be. Beberapa contoh kalimatnya adalah:
Pat is smart.
You are big.
I am clever.

3. Setelah kata kerja tertentu

Kata sifat bisa ditempatkan setelah kata kerja tertentu:

a) Be/get/become/seem

Contoh kalimatnya:
Be carefull!
She is getting tired.
It seems great for me.

b) Kata kerja yang berhubungan dengan panca indera (look, feel, sound, taste, smell, dan seterusnya).

Contoh-contoh kalimatnya:
You look great.
The cake tastes a bit sweet.
I feel good.

4. Bila lebih dari satu, gunakan rumus OSASCOM

Kata sifat yang digunakan sebelum kata benda bisa berjumlah lebih dari satu. Bagaimana urutan penggunaannya?

Jangan bingung, gunakan saja rumus OSASCOM yaitu Opinion (opini), Size (ukuran), Age (umur), Shape (bentuk), Color (warna), Origin (asal), dan Material (bahan).

Contoh-contoh OSASCOM bisa Anda lihat pada tabel di bawah ini.

Opinion
Size
Age
Shape
Color
origin
Material
clever
small
new
square
white
Indonesian
metal
nice
big
young
round
black
British
plastic
smart
tall
old
circular
green
American
wood

Beberapa contoh kalimatnya:
Syahrini has a long black hair. (long termasuk size, black termasuk color)
Roy Sukro bought an unusual round wooden ring yesterday. (unusual termasuk opinion, round termasuk shape, wooden termasuk material)
I want to visit a lovely little old village. (lovely termasuk opini, little termasuk size, old termasuk age)

Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi Anda yang bingung menempatkan kata sifat dalam kalimat.

Posted By UnknownKamis, Oktober 17, 2013

6 Jenis Kata Sifat Dalam Bahasa Inggris yang Sebaiknya Anda Ketahui

Filled under: ,

Kata sifat (adjective) adalah kata yang berfungsi menerangkan kata benda atau kata ganti benda. Definisi tersebut menunjukkan bahwa setiap kata sifat memiliki kekuatan yang bersifat membatasi.

Dari sisi peletakan, kata sifat biasanya diletakkan sebelum kata benda. Sebagai contoh, marvelous robot. Kata marvelous menerangkan kata robot. Jadi, marvelous robot diterjemahkan menjadi robot yang hebat.

Namun, dalam beberapa kasus, kata sifat muncul juga setelah kata benda. Contohnya:
  • She painted her car purple. (objek langsung)
  • The pool is five feet deep.
  • Jenis-Jenis Kata Sifat

Dalam bahasa Inggris terdapat 6 jenis kata sifat. Keenam jenis tersebut adalah:

1) Kata Sifat Nama Diri (proper adjectives)

Kata sifat nama diri menerangkan suatu benda dengan suatu kata benda nama diri tertentu (proper noun). Kata sifat ini harus dimulai dengan huruf besar. Beberapa contohnya adalah:
  • An Australian pilgrim. (seorang peziarah dari Australia)
  • The Turkish Empire. (kerajaan Turki)
  • The Javanese cuisine. (masakan Jawa)

2) Kata Sifat Deskriptif (descriptive adjectives)

Kata sifat deskriptif menerangkan sifat dan keadaan seseorang, benda, atau hewan. Beberapa contohnya adalah:
  • A black dog. (seekor anjing hitam)
  • A new magazine. (sebuah majalah baru)
  • A brave man. (seorang pria berani)
  • A beautiful girl. (seorang gadis cantik)
  • A round table. (sebuah meja bundar)

3) Kata Sifat Kuantitatif (quantitave adjectives)

Kata sifat kuantitatif adalah kata sifat yang menunjukkan berapa banyak (how much) sesuatu benda yang dimaksudkan. Yang termasuk kategori ini adalah much, little, no, some, any, enough, whole, sufficient, dan half. Contoh penggunaannya:
  • He ate much bread. (ia makan banyak roti)
  • He ate little bread. (ia makan sedikit roti)
  • He ate enough bread. (ia makan roti yang cukup)
  • He ate the whole bread. (ia makan seluruh roti itu)

4) Kata Sifat Bilangan (numeral adjectives)

Kata sifat bilangan menjelaskan berapa banyak (how many) benda atau dalam urutan berapa. Ini terdiri dari dua golongan: bilangan tertentu dan bilangan tak tertentu.
Bilangan Tertentu:
  • Seven books (tujuh buah buku)
  • Second wife (istri kedua)
  • Double cabin (kabin lipat dua)
  • Bilangan Tak Tertentu
  • Some men die young. (sejumlah orang mati muda)
  • Several men came. (beberapa orang datang)
  • Many men are poor. (banyak orang miskin)

5) Kata Sifat Penunjuk (demonstrative adjectives)

Kata sifat penunjuk berfungsi menunjukkan orang atu benda. Kata sifat jenis ini terdiri dari dua golongan, yaitu:
  • Kata sifat penunjuk tertentu, contohnya:
  • This book (buku ini)
  • These books (buku-buku ini)
  • Kata sifat penunjuk tak terterntu, contohnya:
  • A certain person. (seseorang yang tertentu)
  • He came one day to see me. (pada suatu hari ia datang menemui saya)
  • Any man could do that. (siapa saja dapat melakukan itu)

6) Kata Sifat Distributif (distributive adjectives)

Kata sifat distributif menunjukkan orang atau benda satu demi satu atau dalam bagian-bagian yang terpisah. Kata sifat jenis ini terdiri dari empat buah, yaitu each, every, either, dan neither. Contoh kalimatnya:
  • The two students had each a pen. (dua orang siswa ini masing-masing memiliki sebuah bolpoin)
  • He was attacked with fever every other week. (ia terserang demam dua minggu sekali)
  • You can take either side. (Anda boleh mengambil salah satu sisi)
  • You should take neither side. (Anda seharusnya tidak mengambil salah satu sisi)

Dari keenam jenis kata sifat di atas, mana yang menurut Anda rumit?

Posted By UnknownKamis, Oktober 17, 2013

Kata Sifat yang Berakhir dengan -ed dan -ing

Filled under: ,

Beberapa kata sifat dibentuk dengan menambahkan -ed dan -ing pada kata kerja, misalnya interested dan interesting. Kata sifat yang berakhir dengan -ed dan -ing ini sering membingungkan sehingga banyak yang salah menggunakannya.

Kesalahan ini sebenarnya bisa dihindari jika Anda dapat membedakan maknanya.

Biasanya kata sifat yang berakhir dengan -ed diterjemahkan dengan ter…, sedangkan kata sifat yang berakhir dengan -ing diterjemahkan dengan me…

Contoh-contohnya sebagai berikut:
interested (tertarik)
interesting (menarik)
stimulated (terangsang)
stimulating (merangsang)
excited (gembira)
exciting (menggembirakan)

Selain itu, kata sifat yang berakhir dengan -ed menjelaskan perasaan orang, sedangkan kata sifat yang berakhir dengan -ing menjelaskan perasaan yang dihasilkan oleh sebuah objek.

Contoh kalimatnya:
All students are interested in the class. It is interesting.
I hate this boring movie.
I was bored during the entire movie.

Selain dari kata kerja, kata sifat berakhir dengan -ed bisa juga dibentuk dari kata benda, misalnya skill. Kata sifat ini tidak memiliki bentuk -ing.
Jon is a skilling electrician. (salah)
Jon is a skilled electrician. (benar)

Semoga penjelasan di atas menghapus kebingungan Anda dalam menggunakan kata sifat berakhir dengan -ed dan -ing.

Posted By UnknownKamis, Oktober 17, 2013

Kata Benda yang Dapat dan yang Tidak Dapat Dihitung

Filled under: ,

Dalam bahasa Inggris, kata benda digolongkan menjadi kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) dan kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable nouns). Anda perlu tahu perbedaan kedua golongan kata benda ini. Mengapa?

Jawabannya adalah supaya Anda dapat menemukan modifiers (tanda yang menentukan sifat kata) yang tepat digunakan.
Kata Benda yang Dapat Dihitung

Seperti namanya, kata benda yang dapat dihitung adalah kata yang menunjukkan benda yang dapat dihitung. Kata benda ini dibagi menjadi dua bentuk:

1) Bentuk Tunggal

Contoh:
A chair (sebuah kursi)
A book (sebuah buku)
A letter (sepucuk surat)
A month (sebulan)
A girl (seorang gadis)

2) Bentuk jamak

Contoh:
Five letters (lima pucuk surat)
Six books (enam buah buku)
Three chairs (tiga buah kursi)
One and a half months (satu setengah bulan)
Many girls (banyak gadis)

Kata Benda yang Tidak Dapat Dihitung

Kata benda yang tidak dapat dihitung adalah kata yang menunjukkan benda yang tidak dapat dihitung satu per satu. Benda-benda tersebut memerlukan timbangan, takaran, ukuran, meteran, atau satuan sebagai penunjuk jumlahnya.

Salah satu contohnya adalah water. Anda dapat memiliki segelas air (a glass of water), namun tidak bisa memiliki satu air (a water) karena air memerlukan satuan khusus untuk menunjukkan jumlahnya.

Contoh lain dari kata benda yang tidak dapat dihitung adalah:
A cup of coffee (secangkir kopi)
A loaf of bread (sepotong roti)
A piece of chalk (sebatang kapur tulis)
A bottle of oil (sebotol oli)
A gram of gold (segram emas)

Perlu Anda ingat, tanda-tanda khusus dari kata benda yang tidak dapat dihitung adalah:
Tidak dapat langsung diberi a atau an di depan kata benda;
Tidak dapat dijadikan bentuk jamak;
Untuk menunjukkan banyak harus digunakan kata much (tidak boleh digunakan many);
Dalam kalimat yang menggunakan to be selalu dipakai is (bukan are) untuk present tense dan was untuk past tense. Contoh: Much sugar is not good for you.
Pertanyaan dengan How Much dan How Many

Gunakan how much untuk bertanya mengenai kata benda yang tidak dapat dihitung. Contohnya:
How much money do you have?

Gunakan how many untuk bertanya mengenai kata benda yang dapat dihitung. Contohnya:
How many books do you want to buy?

Semoga bermanfaat bagi Anda.

Posted By UnknownKamis, Oktober 17, 2013

Kata Benda Tunggal dan Jamak

Filled under: ,



Kata benda adalah kata yang menamai orang, tempat, hewan, benda, kegiatan, pikiran, kualitas, tindakan, atau keadaan. Contoh-contoh dari jenis-jenis kata benda tersebut bisa Anda lihat di bawah ini:
  1. Orang : driver, girl, boy, Mandra, Tukul
  2. Tempat: Disneyland, park, supermarket, classroom, house
  3. Hewan: cat, dog, snake, elephant, ant, penguin
  4. Benda: computer, laptop, bicycle, car, pencil
  5. Kegiatan/Even: concert, festival, World Cup
  6. Kualitas: purity, excellence, cleanliness, bad
  7. Pikiran/Gagasan: freedom, love, truth, justice, equality
  8. Tindakan: running, eating, watching, playing, cooking, reading
  9. Keadaan/Perasaan: happiness, anxiety, interest, boredom, depression

Kata Benda Tunggal

Kata benda tunggal (singular) adalah kata benda yang menunjukkan sebuah benda. Beberapa contohnya bisa Anda lihat di bawah ini:
one window
one book
one car
Kata Benda Jamak

Kata benda jamak (plural) adalah kata benda yang menunjukkan dua benda atau lebih. Contohnya:
two windows
several books
three cars

Kaidah pembentukan kata benda jamak:

1. Untuk hampir semua kata benda, tambahkan -s:
apple —-> apples
book —-> books
dog —–> dogs

2. Untuk kata-kata benda yang diakhiri sebuah konsonan + y, ubah y menjadi i dan tambahkan -es:
country —> countries
baby —> babies
party —> parties
dictionary —> dictionaries

3. Untuk kata-kata benda yang diakhiri sebuah hurup hidup dan y, tambahkan -s (y tidak diubah menjadi i):
boy —> boys
key —> keys
way —> ways

4. Untuk kata-kata benda yang diakhiri -s, -ss, -x, -ch, dan -sh, tambahkan -es:
bus —> buses
address —> addresses
box —-> boxes
dish —> dishes
church —> churches

5. Untuk kata-kata benda yang diakhiri sebuah konsonan dan o, tambahkan -es:
tomato —> tomatoes
potato —> potatoes

Ada beberapa kekecualian dari kaidah ini, yaitu pada beberapa kata benda berikut ini:
kilo —> kilos
piano —> pianos

6. Untuk kata-kata benda yang diakhiri sebuah huruf hidup dan o, tambahkan -s:
video —> videos
kangaroo —> kangaroos

7. Untuk kata-kata benda yang diakhiri -fe, ubah f menjadi v dan tambahkan s:
knife —> knives
life —> lives
wife —> wives

Pengecualian: safe —> safes

8. Untuk kata-kata benda yang diakhiri -f, ubah f menjadi v dan tambahkan -es:
half —> halves
leaf —> leaves
thief —> thieves

Pengecualian kaidah ini adalah:
roof —> roofs
belief —> beliefs

9. Ada beberapa kata benda yang diakhiri huruf z, maka gandakan huruf z tersebut dan tambahkan -es:
quiz —> quizzes

Jangan lupa!

a. Beberapa kata benda hanya ada dalam bentuk jamaknya. Contohnya:
  • savings
  • pants
  • accommodations
  • jeans
  • arms
  • eye glasses
  • stairs

Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
She bought a new jean. (salah)
She bought some new jeans. (benar)

b. Beberapa kata benda jamak adalah tidak beraturan (irregular):
  • man —> men (bukan mans)
  • woman —> women
  • child —> children
  • tooth —> teeth
  • foot —> feet
  • mouse —> mice

Posted By UnknownKamis, Oktober 17, 2013

Rabu, 16 Oktober 2013

4 Jenis Kata Kerja Bantu yang Harus Anda Kuasai

Filled under: ,

Dalam bahasa Inggris terdapat 4 jenis kata kerja bantu (auxiliary verbs), yaitu be, do, have, dan modals. Anda harus menguasai keempat jenis kata kerja tersebut karena Anda akan menggunakannya dalam pembentukan tenses.

Nah, bila Anda lupa dengan kata kerja bantu tersebut, di bawah ini adalah penjelasan singkatnya.
1. Be

Be terdiri dari am, are, is, was, dan were. Tabel di bawah ini menunjukkan subjek dan bentuknya.
 
Subjek
Present
Past
I
am
was
You/We/They
are
were
He/She/It
is
was
 
Contoh kalimatnya:
I am a full time blogger.
You are a student.
The car was cleaned last week.

Anda bisa mempelajari lebih detail mengenai be pada artikel penggunaan to be.
2. Do

Kata kerja bantu do terdiri dari do, does, dan did. Kata kerja bantu tersebut dipakai di kalimat negatif dan tanya dalam kalimat verbal, yaitu kalimat yang memakai verb. Tabel di bawah ini menunjukkan subjek dan bentuknya.
 
Subjek
Present
Past
I/You/We/They
do
did
He/She/It
does
 
Contoh kalimatnya:
She does not like ice cream.
I do not know much about politics.
They did not live in New York.
Does she love me?
Did you sleep well last night?
3. Have

Kata kerja bantu have terdiri dari have, has, dan had. Fungsinya adalah membuat kalimat yang menyatakan sudah (seperti pada present perfect tense). Tabel di bawah ini menunjukkan subjek yang sesuai dengan kata kerja bantu have.
 
Subjek
Present
Past
I/You/We/They
have
had
He/She/It
has
 
Contoh kalimatnya:
He has been a teacher since 1998.
I have rented this car for two days.
They had lived in Bandung for five years.
4. Modals

Kata kerja bantu yang keempat adalah modals yang terdiri dari can, must, may, should, dan lain-lain. Fungsinya adalah mengungkapkan sikap mental, seperti kemampuan, keharusan, kepastian, permintaan, larangan, dan sebagainya. Dari keempat jenis kata kerja bantu di atas, mana yang sukar Anda kuasai?

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

15 Kata Kerja Khusus yang Harus Diikuti Gerund

Filled under: ,


satu di antara penggunaan gerund adalah sebagai objek setelah kata kerja khusus. Apa saja yang termasuk kata kerja khusus yang harus diikuti gerund?

Di bawah ini adalah kata-kata kerja tersebut lengkap dengan arti dan contoh kalimatnya.

No Kata Kerja Arti Contoh Kalimat
1 admit mengakui She admitted stealing the car.
2 appreciate menghargai I appreciated her helping me.
3 avoid menghindari She avoided talking to me.
4 consider mempertimbangkan He considered moving to Surabaya
5 delay menunda I delayed doing my taxes.
6 deny menyangkal Rosa denied committing the crime.
7 dislike tidak suka My brother dislikes working after 5 pm.
8 enjoy menikmati I enjoy learning English.
9 imagine membayangkan He imagines working there one day.
10 involve melibatkan My job involves traveling to Japan once a month.
11 keep terus He kept interrupting his father.
12 mind keberatan Would you mind lending me the laptop?
13 miss rindu I miss living near the beach.
14 postpone menunda She postponed returning to New York.
15 understand mengerti I understand writing Amazon products.


Semoga penjelasan di atas membantu Anda yang bingung menggunakan gerund setelah kata kerja.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

4 Hal yang Harus Anda Tahu tentang Modals

Filled under: ,

Satu di antara kata kerja bantu (auxilarry verbs) adalah modals. Ini terdiri dari can (bisa), could (bisa), must (harus, pasti), have to (harus), may (boleh, mungkin), might (boleh, mungkin), shall (akan), should (sebaiknya, seharusnya), will (akan), would (akan), ought to (sebaiknya, seharusnya), dan had better (sebaiknya).

Masing-masing modals tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Namun, sebelum Anda mempelajari penggunaannya, ada empat hal yang harus Anda tahu tentang modals:

1. Modals tidak ditambahi –s, -ed, atau –ing

Apapun subjek yang Anda pakai, modals tidak ditambahi dengan –s, -ed, atau –ing. Contohnya:
She cans drive a motorcycle. (salah)
She can drive a motorcycle. (benar)
He canned speak three languanges. (salah)
He can speak three languanges. (benar)

2. Modals diikuti kata kerja bentuk pertama

Anda harus menggunakan kata kerja pertama setelah modals. Dengan kata lain, kata kerja tersebut tidak ditambahi dengan s/es, -to, atau –ing. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini:
They can to come to the party. (salah)
They can come to the party. (benar)
She might bringing a friend to the party. (salah)
She might bring a friend to the party. (benar)

Bagaimana dengan have to dan ought to? Karena dari sananya mengandung to, Anda tetap harus menggunakan kata kerja bentuk pertama setelah kedua modals tersebut.
You ough wash your car. (salah)
You ought to wash your car. (benar)
You have study harder. (salah)
You have to study harder. (benar)

3. Pengecualian dalam kalimat negatif

Untuk membuat kalimat negatif, tambahkan not atau n’t setelah modals. Beberapa contohnya bisa Anda lihat di bawah ini:
I cannot dance very well. (atau: I can’t dance very well).
You should not go to bed so late on a work night. (atau: You shouldn’t go to bed so late on a work night.)

Ingat: can+not ditulis sebagai cannot, bukan can not.
You can not park in front of a fire hydrant. (salah)
You cannot park in front of a fire hydrant. (benar)

Bagaimana dengan have to dan ought to? Kedua modals ini TIDAK DITAMBAHI dengan not untuk membentuk kalimat negatifnya.

Do/does not (did not bila lampau) digunakan untuk membentuk kalimat negatif pada have to. Sementara itu, tambahkan not setelah ough (sebelum to) untuk membentuk kalimat negatif ought to.

Lebih jelasnya, Anda lihat contoh-contoh berikut ini:
You do not have to worry about me. [Anda tidak perlu mengkhawatirkan saya]
We ough not to say that to her. [Kita sebaiknya tidak mengatakan itu kepadanya]

Catatan: Ough not to umumnya tidak digunakan oleh penutur bahasa Inggris. Mereka lebih suka menggunakan should not.
You should not say that to her.

4. Modals dipakai untuk semua subjek, kecuali shall

Anda tidak perlu bingung memikirkan subjek dan pasangan modals-nya karena semua modals (kecuali shall) bisa dipakai untuk semua subjek. Contohnya:
I will come tou your party.
She will come to your party.
They will come to your party. Dari empat hal di atas, mana yang sulit bagi Anda?

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

10 Penggunaan Modals dalam Bahasa Inggris

Filled under: ,

Fungsi modals ini penting Anda ketahui sehingga Anda tidak keliru menggunakannya baik dalam tulisan maupun percakapan berbahasa Inggris.

1. Menyatakan Kemampuan (can dan could)

Can digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang (present), sedangkan could digunakan untuk menunjukkan kemampuan di masa lampau (past). Contoh-contoh kalimatnya:
I can dance, but I can’t sing.
When I was twenty, I could dance all night.
I couldn’t finish my dinner, because I had a stomachace.

2. Menyatakan Perkiraan (will dan shall)

Will dan Shall mengandung arti akan. Walaupun artinya sama, kedua modals tersebut berbeda subjeknya. Will bisa dipakai untuk semua subjek, sedangkan shall hanya untuk I dan we.

Contoh kalimatnya:
Sule will be in Bandung this morning.
We shall/will win the domino game.
I shall/will visit my daughter tomorrow.

3. Menyatakan Penawaran (will dan would you like…?)

Will dan would you like…? digunakan untuk menyatakan penawaran dalam waktu sekarang dan yang akan datang (future). Bedanya, would you like…? digunakan dalam kalimat pertanyaan dan merupakan ungkapan penawaran yang lebih formal/resmi daripada will.

Lihat contoh-contohnya di bawah ini:
She will help you if you want. (Dia akan membantu Anda jika Anda mau).
Would you like to come to my office? (Apakah Anda mau datang ke kantor saya?).
Would you like a glass of milk? (Apakah Anda mau segelas susu?).

4. Mengungkapkan Permintaan

Ada dua jenis permintaan: meminta sesuatu/izin dan tolong. Jika Anda meminta sesuatu atau izin, gunakan may I, could I, can I, atau might I.

May dan could digunakan dalam situasi formal dan sopan, sedangkan can dalam situasi informal (biasanya untuk teman). Adapun might cukup sopan, namun jarang digunakan.

Contoh kalimatnya:
May I borrow you car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
Could I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
Can I borrow your car? (Bisakah saya meminjam mobil kamu?)
Might I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)

Sementara itu, jika Anda meminta tolong kepada orang lain, gunakan would you, will you, could you, dan can you. Contoh kalimatnya:
Would you send the letter to my daughter? [lebih sopan] (Dapatkah Anda mengirimkan surat itu ke adik saya?).
Will you send the letter to my daughter? [sopan]
Could you send the letter to my daughter? [sopan]
Can you send the letter to my daughter? [informal] (Bisakah kamu mengirimkan surat itu ke adik saya?).

5. Menyatakan Keharusan (must dan have to)

Must dan have to digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Bedanya, must menunjukkan tingkat keharusan yang lebih kuat dibandingkan have to.

Contoh kalimatnya:
You must keep my secret. (Kamu harus menjaga rahasia saya).
We have to go now. (Kita harus pergi sekarang).
She has to go now.

Untuk menyatakan keharusan di masa lampau, gunakan had to. Lihat contohnya berikut ini:
I had to do my homework yesterday.
We had to go to Bandung last night.

6. Menyatakan Ketidakharusan

Modals yang dipakai untuk menyatakan ketidakharusan adalah bentuk negatif have to yaitu do/does/did not have to). Do/does not have to digunakan untuk waktu sekarang, sedangkan did not have to digunakan untuk waktu lampau.

Contohnya:
You do not have to be genius to become a blogger. (Anda tidak perlu jenius untuk menjadi seorang blogger).
She does not have to spend a lot of money if she knows blogging basics. (Dia tidak perlu mengeluarkan banyak uang jika dia tahu dasar-dasar ngeblog).
I did not have to go to the doctor. (Saya tidak perlu pergi ke dokter).

7. Menyatakan Larangan (must not)

Untuk menyatakan larangan, modals yang digunakan adalah must not yang artinya tidak boleh. Contoh kalimatnya:
You must not smoking here. (Anda tidak boleh merokok di sini).
We must not tell anyone our secret. (Kita tidak boleh memberitahu siapapun tentang rahasia kita).

8. Menyatakan Kepastian

Untuk menyatakan kepastian, gunakan must, may, might, dan can. Tingkat kepastian untuk must 95%, sedangkan may/might/can kurang dari 50%.

Contoh kalimatnya:
He must be sick. (Dia pasti sakit).
He may be sick. (Dia mungkin sakit).
He might be sick. (Dia mungkin sakit).
He can be sick. (Dia mungkin sakit).

9. Memberikan Nasihat

Untuk memberikan nasihat, modal yang digunakan adalah should, ought to, dan had better. Semua modals ini digunakan dalam masa sekarang. Dibanding should dan ought to, had better lebih kuat dalam memberikan nasihat.

Contoh kalimatnya sebagai berikut:
You should stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
You ought to stop smoking. (Anda seharusnya berhenti merokok).
You had better stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).

10. Memberikan atau Meminta Usulan

Untuk memberikan usulan, gunakan shall I…? (bagaimana kalau saya…?) atau shall we…? (bagaimana kalau kita…?).

Contohnya:
Shall we go now? (Bagaimana kalau kita pergi sekarang?)
Shall I open the door? (Bagaimana kalau saya buka pintunya?)

Sementara itu, untuk meminta saran, gunakan juga shall I…? atau shall we…?

Contoh kalimatnya:
What shall I wear? (Sebaiknya saya pakai baju apa?)
What time shall we meet? (Sebaiknya jam berapa kita bertemu?)

Semoga penjelasan panjang lebar di atas membantu Anda memahami penggunaan modals dalam bahasa Inggris.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

Kata Kerja Transitif dan Intransitif

Filled under: ,

Ditinjau dari keberadaan objek, kata kerja dibagi menjadi dua: transitif dan intransitif. Pada tulisan ini saya akan memaparkan perbedaan kedua kata kerja tersebut.

Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif (transitive verb) adalah kata kerja yang memerlukan satu atau lebih objek. Tanpa objek, kata kerja tersebut tidak menyampaikan makna yang jelas (contoh: Saya membeli – tidak jelas apa yang dibeli, bukan?).

Contoh-contoh kalimat yang menggunakan kata kerja transitif bisa Anda lihat di bawah ini:
I am eating pizza.
She saw the rainbow.
They are watching a movie at a cinema.
He bought a book.
Alicia writes a love poem.

Kata Kerja Intransitif

Kata kerja intransitif (intransitive verb) adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek. Tanpa objek, makna kata kerja tersebut tidak terganggu (contoh: Ia menangis).

Berikut adalah contoh-contoh kalimat yang menggunakan kata kerja transitif:
The baby cried last night. (last night adalah kata keterangan, bukan objek).
Grandfather is sitting at the park.
He has come here.
I run every day.
She swims at the river.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

Beside vs Besides

Filled under: ,

Kata beside dan besides sering membingungkan karena ejaan keduanya mirip. Meskipun demikian, fungsi kedua kata tersebut berbeda. Apa saja perbedaannya? Mari kita simak di bawah ini.

Beside

Kata beside adalah preposisi (kata depan) yang artinya ‘di sebelah’ atau ‘di samping’. Dengan kata lain, beside merujuk pada posisi sesuatu.

Perhatikan contoh-contoh kalimatnya di bawah ini:
My office is beside the government office.
Beside the school, there is a restaurant.

Besides

Kata besides adalah kata kerangan yang bermakna ‘di samping’ atau ‘sebagai tambahan’. Kata ini berfungsi untuk mengemukakan suatu ide atau keterangan tambahan. Makna dan fungsi tersebut sama dengan kata moreover atau in addition.

Perhatikan contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
Besides educating your readers, you are also creating great articles.
The mall is so modern. Besides, it is not far from the beach. Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda memahami kapan menggunakan beside dan besides?

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

Maybe vs Perhaps

Filled under: ,

Kata maybe dan perhaps adalah kata keterangan yang artinya ‘mungkin’ atau ‘barangkali’. Walaupun artinya sama, penggunaan keduanya berbeda.

Kata maybe digunakan dalam situasi nonformal (misalnya saat mengobrol dengan teman) sedangkan kata perhaps digunakan dalam situasi formal seperti dalam surat bisnis, rapat, atau ketika bertemu dengan orang baru.

Contoh-contoh kalimatnya bisa Anda lihat di bawah ini.

Maybe:
Maybe I’ll come tomorrow.
Maybe that is true.
John, maybe I am wrong.

Perhaps:
Perhaps we will open a new branch in New York this year.
Perhaps you come early.
Perhaps I will participate in the race.

Semoga penjelasan singkat di atas membantu Anda yang belum tahu penggunaan kata maybe dan perhaps secara benar.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

Like Sebagai Preposisi dan Kata Kerja

Filled under: ,

Apa terjemahannya Indra is like Bertrand? Jika Anda menjawab Indra suka Bertrand, maka jawaban Anda salah. Mengapa?

Karena kata like pada kalimat di atas berfungsi sebagai preposisi (kata depan) yang berarti ‘mirip’ atau ‘seperti’. Terjemahan yang benar adalah Indra mirip Bertrand.

Ingat, kata like yang berfungsi sebagai preposisi selalu didahului oleh to be.

Selain berfungsi sebagai preposisi, kata like juga berfungsi sebagai kata kerja yang bearti ‘suka’ atau ‘menyukai’.

Contoh-contoh dari kata like sebagi kata kerja dan preposisi:
I like the girl sitting by the window. (kata kerja).
He likes big houses. (kata kerja)
That house is like an old Roman Villa. (preposisi)
Herry and John are just like the other boys. (preposisi).

Kedua fungsi kata like di atas sangat sederhana, namun banyak juga yang tidak mengetahuinya.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013

House vs. Home

Filled under: ,

Kata house dan home tidak jarang membuat saya bingung karena sebagai kata benda keduanya berarti rumah. Setelah membuka beberapa buku bahasa Inggris yang saya miliki, ternyata makna yang diacu kedua kata tersebut sedikit berbeda.

Kata house mengacu pada bangunan fisik rumah, sedangkan kata home mengacu pada tempat tinggal yang memberi kenyamanan psikologis kepada penghuninya. Contoh kalimatnya sebagai berikut:
She lives in a big house in the village. (bangunan fisik)
My brother built a luxurious home near the beach. (kenyamanan)

Selain sebagai kata benda, house dan home berfungsi juga sebagai kata kerja.

Sebagai kata kerja, house berarti ‘menempati’ (atau ‘ditempatkan’ bila kalimatnya pasif), sedangkan home berarti ‘mencurahkan perhatian pada’. Contoh kalimatnnya:
The illegal immigrants are housed in the sport hall for the time being.
We home in on the broken system caused by the unidentified virus.

Semoga penjelasan singkat ini membantu Anda yang belum tahu perbedaan makna house dan home.

Posted By UnknownRabu, Oktober 16, 2013